תּוֹעֲבַ֣ת יְ֭הוָה שִׂפְתֵי־שָׁ֑קֶר וְעֹשֵׂ֖י אֱמוּנָ֣ה רְצוֹנֽוֹ׃
Bibir dusta adalah kekejian bagi Yang Mahakekal, tetapi orang-orang yang berbuat dengan setia berkenan kepada-Nya.
Saat ini belum ada tafsiran untuk ayat ini. Silakan coba lagi nanti.