Kabbalah Yesaya 44:19

וְלֹא־יָשִׁ֣יב אֶל־לִבּ֗וֹ וְלֹ֨א דַ֥עַת וְלֹֽא־תְבוּנָה֮ לֵאמֹר֒ חֶצְי֞וֹ שָׂרַ֣פְתִּי בְמוֹ־אֵ֗שׁ וְ֠אַף אָפִ֤יתִי עַל־גֶּחָלָיו֙ לֶ֔חֶם אֶצְלֶ֥ה בָשָׂ֖ר וְאֹכֵ֑ל וְיִתְרוֹ֙ לְתוֹעֵבָ֣ה אֶעֱשֶׂ֔ה לְב֥וּל עֵ֖ץ אֶסְגּֽוֹד׃

Ia tidak merenungkannya dalam hatinya; tidak ada pengetahuan dan tidak ada pengertian padanya untuk berkata, “Separuhnya telah kubakar di dalam api, bahkan di atas baranya aku telah memanggang roti; aku memanggang daging lalu memakannya. Lalu, haruskah sisanya kujadikan sesuatu yang keji? Haruskah aku bersujud kepada sepotong kayu lapuk?”

Saat ini belum ada tafsiran untuk ayat ini. Silakan coba lagi nanti.