וַיֹּ֨אמֶר יְהוָ֜ה אֶל־הַשָּׂטָ֗ן הֲשַׂ֣מְתָּ לִבְּךָ֮ אֶל־עַבְדִּ֣י אִיּוֹב֒ כִּי֩ אֵ֨ין כָּמֹ֜הוּ בָּאָ֗רֶץ אִ֣ישׁ תָּ֧ם וְיָשָׁ֛ר יְרֵ֥א אֱלֹהִ֖ים וְסָ֣ר מֵרָ֑ע וְעֹדֶ֙נּוּ֙ מַחֲזִ֣יק בְּתֻמָּת֔וֹ וַתְּסִיתֵ֥נִי ב֖וֹ לְבַלְּע֥וֹ חִנָּֽם׃
Yang Mahakekal berfirman kepada sang Penuduh, “Apakah engkau memperhatikan hamba-Ku Ayub? Tidak ada seorang pun seperti dia di bumi: seorang yang tulus dan jujur, takut akan Allah dan menjauhi kejahatan. Ia masih tetap berpegang pada ketulusannya, padahal engkau telah membujuk-Ku untuk melawan dia, supaya Aku membinasakannya tanpa alasan.”
Saat ini belum ada tafsiran untuk ayat ini. Silakan coba lagi nanti.