כַּיָּמִ֗ים אֲשֶׁר־נָ֨חוּ בָהֶ֤ם הַיְּהוּדִים֙ מֵא֣וֹיְבֵיהֶ֔ם וְהַחֹ֗דֶשׁ אֲשֶׁר֩ נֶהְפַּ֨ךְ לָהֶ֤ם מִיָּגוֹן֙ לְשִׂמְחָ֔ה וּמֵאֵ֖בֶל לְי֣וֹם ט֑וֹב לַעֲשׂ֣וֹת אוֹתָ֗ם יְמֵי֙ מִשְׁתֶּ֣ה וְשִׂמְחָ֔ה וּמִשְׁל֤וֹחַ מָנוֹת֙ אִ֣ישׁ לְרֵעֵ֔הוּ וּמַתָּנ֖וֹת לָֽאֶבְיוֹנִֽים׃
sebagai hari-hari ketika orang Yahudi mendapat ketenteraman dari musuh-musuh mereka, dan sebagai bulan yang bagi mereka berubah dari dukacita menjadi sukacita, dan dari perkabungan menjadi hari raya. Mereka harus menjadikan hari-hari itu hari perjamuan dan sukacita, hari saling mengirimkan bingkisan makanan kepada sesama, dan hari memberikan pemberian kepada orang-orang miskin.
Kedushat Levi
What we pointed out as a difficult in the book "Kedushat Levi", which we wrote, namely: why did they made a yearly celebration of the miracle of Hanukkah, but not of Gideon and Hezekiah. And it is possible to answer that the downfall of Sancheriv and Sisera was on Passover, as it is mentioned in the Agadah and midrashim, however, if that is so, why did they made a yearly celebration of the miracle of Haman, that is Purim - wasn't Haman hanged on Passover?[...]