וְהָיָ֣ה בַשֵּׁ֔בֶט אֲשֶׁר־גָּ֥ר הַגֵּ֖ר אִתּ֑וֹ שָׁ֚ם תִּתְּנ֣וּ נַחֲלָת֔וֹ נְאֻ֖ם אֲדֹנָ֥י יְהוִֽה׃ (ס)
Di suku mana pun orang asing itu tinggal, di sanalah kamu harus memberikan milik pusakanya kepadanya, demikianlah firman Tuhan Yang Mahakekal.”
Rashi
with which the stranger sojourns who became proselytized in exile within that tribe.