הֲבֵן֩ יַקִּ֨יר לִ֜י אֶפְרַ֗יִם אִ֚ם יֶ֣לֶד שַׁעֲשֻׁעִ֔ים כִּֽי־מִדֵּ֤י דַבְּרִי֙ בּ֔וֹ זָכֹ֥ר אֶזְכְּרֶ֖נּוּ ע֑וֹד עַל־כֵּ֗ן הָמ֤וּ מֵעַי֙ ל֔וֹ רַחֵ֥ם אֲֽרַחֲמֶ֖נּוּ נְאֻם־יְהוָֽה׃ (ס)
Bukankah Efraim anak-Ku yang berharga, anak kesayangan yang menjadi kegembiraan-Ku? Sebab setiap kali Aku berbicara tentang dia, Aku tetap mengingatnya dengan sungguh-sungguh; karena itu batin-Ku bergejolak karena dia; Aku pasti akan mengasihaninya, demikianlah firman Yang Mahakekal.
Megillah
Nowadays that we keep two days, on the first day we follow the ruling of the other authority, and on the next day we say, “And God tested Abraham”, and for the haftarah we read “Ephraim is a precious son to me.”