כֹּֽה־אָמַ֞ר אֲדֹנָ֣י יְהוִ֗ה בְּי֨וֹם רִדְתּ֤וֹ שְׁא֙וֹלָה֙ הֶאֱבַ֜לְתִּי כִּסֵּ֤תִי עָלָיו֙ אֶת־תְּה֔וֹם וָֽאֶמְנַע֙ נַהֲרוֹתֶ֔יהָ וַיִּכָּלְא֖וּ מַ֣יִם רַבִּ֑ים וָאַקְדִּ֤ר עָלָיו֙ לְבָנ֔וֹן וְכָל־עֲצֵ֥י הַשָּׂדֶ֖ה עָלָ֥יו עֻלְפֶּֽה׃
Beginilah firman Tuhan Yang Mahakekal: Pada hari ia turun ke dunia orang mati, Aku mendatangkan perkabungan. Karena dia Aku menutup samudra raya, Aku menahan sungai-sungainya, sehingga air yang berlimpah terbendung. Karena dia Aku membuat Libanon berselubung kelam, dan segala pohon di padang menjadi lunglai karenanya.
Rashi
shall faint Heb. תִּתְעַלַּפְנָה. Their spirit shall fly out. Cf. (Jonah 4:8) “And he fainted (וַיִּתְעַלָּף).” And so, (Ezekiel 31:15) “The trees of the field fainted (עֻלְפֶּה) for him.” And so in the language of the Mishnah (Chullin 3b): “He may faint (נִתְעַלְּפָה),” pasmer, (pamer) in French. [from Dunash p.84]