וַיְמָאֲנ֣וּ לִשְׁמֹ֗עַ וְלֹא־זָכְר֤וּ נִפְלְאֹתֶ֙יךָ֙ אֲשֶׁ֣ר עָשִׂ֣יתָ עִמָּהֶ֔ם וַיַּקְשׁוּ֙ אֶת־עָרְפָּ֔ם וַיִּתְּנוּ־רֹ֛אשׁ לָשׁ֥וּב לְעַבְדֻתָ֖ם בְּמִרְיָ֑ם וְאַתָּה֩ אֱל֨וֹהַּ סְלִיח֜וֹת חַנּ֧וּן וְרַח֛וּם אֶֽרֶךְ־אַפַּ֥יִם וְרַב־וחסד [חֶ֖סֶד] וְלֹ֥א עֲזַבְתָּֽם׃
Mereka menolak untuk mendengarkan dan tidak mengingat keajaiban-keajaiban-Mu yang telah Engkau lakukan bagi mereka. Mereka mengeraskan tengkuk mereka, dan karena pemberontakan mereka, mereka mengangkat seorang pemimpin untuk kembali ke perbudakan mereka. Tetapi Engkau adalah Allah yang penuh pengampunan, pengasih dan penyayang, panjang sabar dan berlimpah kasih setia, dan Engkau tidak meninggalkan mereka.
Numbers
They railed against Moshe and Aharon—all of Bnei Yisroel—and the entire congregation said to them: “Would we had died in the land of Egypt or in this desert, would that we had died.
Numbers
Why does Adonoy bring us into this land to fall by the sword; our wives and infants would be as spoils; is it not better for us to return to Egypt?”
Numbers
They said to each other: “Let us appoint (lit. place) a head and we will return to Egypt.”