וַיַּעַן֩ שְׁכַנְיָ֨ה בֶן־יְחִיאֵ֜ל מִבְּנֵ֤י עולם [עֵילָם֙] וַיֹּ֣אמֶר לְעֶזְרָ֔א אֲנַ֙חְנוּ֙ מָעַ֣לְנוּ בֵאלֹהֵ֔ינוּ וַנֹּ֛שֶׁב נָשִׁ֥ים נָכְרִיּ֖וֹת מֵעַמֵּ֣י הָאָ֑רֶץ וְעַתָּ֛ה יֵשׁ־מִקְוֶ֥ה לְיִשְׂרָאֵ֖ל עַל־זֹֽאת׃
Lalu Sekhanya bin Yehiel, dari bani Elam, menanggapi dan berkata kepada Ezra: “Kami telah berlaku tidak setia terhadap Allah kami dengan mengambil perempuan-perempuan asing dari bangsa-bangsa negeri ini menjadi istri. Namun sekarang masih ada harapan bagi Israel dalam hal ini.
Megillah
And who was it that put away the strange women? Ezra, as it is written, “And Shechaniah the son of Yehiel, one of the sons of Elam answered and said unto Ezra: We have broken faith with our God and have married foreign women” (Ezra 10:2).