וַיַּ֣רְא פַּרְעֹ֗ה כִּ֤י הָֽיְתָה֙ הָֽרְוָחָ֔ה וְהַכְבֵּד֙ אֶת־לִבּ֔וֹ וְלֹ֥א שָׁמַ֖ע אֲלֵהֶ֑ם כַּאֲשֶׁ֖ר דִּבֶּ֥ר יְהוָֽה׃ (ס)
Ketika Firaun melihat bahwa telah ada kelegaan, ia mengeraskan hatinya dan tidak mau mendengarkan mereka, sebagaimana yang telah difirmankan oleh Yang Mahakekal.
Targum Jonathan
And Pharoh saw that he was refreshed from his molestation, but hardened his heart, and would not hearken to them, as the Lord had said.