וְעָנִ֨יתָ וְאָמַרְתָּ֜ לִפְנֵ֣י ׀ יְהוָ֣ה אֱלֹהֶ֗יךָ אֲרַמִּי֙ אֹבֵ֣ד אָבִ֔י וַיֵּ֣רֶד מִצְרַ֔יְמָה וַיָּ֥גָר שָׁ֖ם בִּמְתֵ֣י מְעָ֑ט וַֽיְהִי־שָׁ֕ם לְג֥וֹי גָּד֖וֹל עָצ֥וּם וָרָֽב׃
Lalu engkau harus berkata dengan suara lantang di hadapan Yang Mahakekal, Allahmu: “Seorang Aram hendak membinasakan bapaku; kemudian bapaku pergi ke Mesir dan tinggal di sana sebagai pendatang dengan jumlah yang sedikit, dan di sana ia menjadi suatu bangsa yang besar, kuat, dan banyak jumlahnya.
Tosefta Bikkurim
We do not bring Bikkurim (first fruits) before Shavuot, and if they are [nonetheless] brought, we must wait until Shavuot arrives and [only then] recite the declaration [beginning with "My father was a wandering Aramean..." (Deut. 26:5-10)].