Tafsiran Yunus 4:2: Rashi & Malbim

וַיִּתְפַּלֵּ֨ל אֶל־יְהוָ֜ה וַיֹּאמַ֗ר אָנָּ֤ה יְהוָה֙ הֲלוֹא־זֶ֣ה דְבָרִ֗י עַד־הֱיוֹתִי֙ עַל־אַדְמָתִ֔י עַל־כֵּ֥ן קִדַּ֖מְתִּי לִבְרֹ֣חַ תַּרְשִׁ֑ישָׁה כִּ֣י יָדַ֗עְתִּי כִּ֤י אַתָּה֙ אֵֽל־חַנּ֣וּן וְרַח֔וּם אֶ֤רֶךְ אַפַּ֙יִם֙ וְרַב־חֶ֔סֶד וְנִחָ֖ם עַל־הָרָעָֽה׃

Lalu ia berdoa kepada Yang Mahakekal dan berkata, “Ah, ya Yang Mahakekal, bukankah inilah yang sudah kukatakan ketika aku masih berada di tanahku sendiri? Karena itulah aku lebih dahulu bergegas melarikan diri ke Tarsis, sebab aku tahu bahwa Engkau adalah Allah yang pengasih dan penyayang, panjang sabar dan berlimpah kasih setia, serta mengurungkan malapetaka.

Rashi

was this not my contention—I know that, if they repent, You will not destroy them, and I will appear to them as a liar.
Tanya RabiBookmarkShareCopy

Malbim

...I knew that even if they continued to worship idols that You would not destroy them, and that is why I did not want to go on this mission.
Tanya RabiBookmarkShareCopy