Liturgi untuk Yunus 4:2

וַיִּתְפַּלֵּ֨ל אֶל־יְהוָ֜ה וַיֹּאמַ֗ר אָנָּ֤ה יְהוָה֙ הֲלוֹא־זֶ֣ה דְבָרִ֗י עַד־הֱיוֹתִי֙ עַל־אַדְמָתִ֔י עַל־כֵּ֥ן קִדַּ֖מְתִּי לִבְרֹ֣חַ תַּרְשִׁ֑ישָׁה כִּ֣י יָדַ֗עְתִּי כִּ֤י אַתָּה֙ אֵֽל־חַנּ֣וּן וְרַח֔וּם אֶ֤רֶךְ אַפַּ֙יִם֙ וְרַב־חֶ֔סֶד וְנִחָ֖ם עַל־הָרָעָֽה׃

Lalu ia berdoa kepada Yang Mahakekal dan berkata, “Ah, ya Yang Mahakekal, bukankah inilah yang sudah kukatakan ketika aku masih berada di tanahku sendiri? Karena itulah aku lebih dahulu bergegas melarikan diri ke Tarsis, sebab aku tahu bahwa Engkau adalah Allah yang pengasih dan penyayang, panjang sabar dan berlimpah kasih setia, serta mengurungkan malapetaka.

Selichot Edot HaMizrach

“And the Lord passed before him and proclaimed, 'The Lord, the Lord, Almighty, Merciful, Gracious, Slow to Anger, and Abundant in Kindness and Truth, Keeper of kindness for thousands of generations, Endurer of iniquity, and transgression, and sin; and Acquitter of those who repent.'” “And pardon our iniquity and our sin, and take us for Your inheritance.”
Tanya RabiBookmarkShareCopy