Mazmur Syukur (Tehillim): Seminggu Penuh Rasa Syukur

Mazmur Syukur (Tehillim): Seminggu Penuh Rasa Syukur

Mazmur Syukur (Tehillim): Seminggu Penuh Rasa Syukur

Tujuh Mazmur ucapan syukur, satu untuk setiap hari dalam seminggu. Dalam Tehillim, rasa syukur adalah sebuah praktik, bukan sekadar suasana hati: bersyukur di pagi hari, bersyukur setelah kesembuhan, bersyukur di hari-hari biasa saat tidak ada hal istimewa yang terjadi. Minggu ini, Anda akan memasuki gerbang-Nya dengan Mazmur Todah, menyambut Shabbat dengan lagu syukur, menghitung kebaikan satu per satu, mengulangi refrein Hallel Agung bahwa kasih setia-Nya kekal selamanya, dan menyaksikan duka berubah menjadi tarian. Setiap hari, tutuplah dengan menyebutkan satu hal nyata dari hari Anda sendiri untuk disyukuri kepada Tuhan. Pada hari ketujuh, kebiasaan bersyukur diam-diam telah mengubah bagaimana Anda merasakan hari-hari Anda.

7 hari

  1. Hari 1: Masuk Gerbang-Nya dengan Syukur
  2. Hari 2: Adalah Baik untuk Bersyukur
  3. Hari 3: Jangan Lupakan Kebaikan-Nya
  4. Hari 4: Kasih Setia-Nya Kekal Selamanya
  5. Hari 5: Duka Menjadi Tarian
  6. Hari 6: Dengan Sepenuh Hatiku
  7. Hari 7: Inilah Harinya